MTQ XIV Kota Serang 2026 Resmi Dibuka, Banten Bidik Prestasi Nasional Lewat Program Serang Mengaji
KOTA SERANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIV Tingkat Kota Serang Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin malam (19/10/2026) di GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Pembukaan MTQ XIV dihadiri Ketua DPRD Kota Serang H. Muji Rohman, S.H., Ketua Komisi III DPRD Kota Serang Heni Sulastri, S.E.I., M.M., Wali Kota Serang Budi Rustandi, serta Sekretaris Daerah Provinsi Banten yang sekaligus membuka secara resmi perhelatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Banten H. Deden Apriandhi Hartawan, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa MTQ tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial atau agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membangun karakter masyarakat yang berakhlak mulia.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur. Penguatan moral, spiritualitas, dan karakter masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“MTQ merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Kita ingin melahirkan masyarakat yang religius, cerdas, produktif, dan berintegritas,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekda Provinsi Banten juga menyoroti peningkatan prestasi Banten pada MTQ Nasional XXXI di Semarang. Provinsi Banten berhasil menempati peringkat ketujuh nasional, naik dari posisi kesembilan pada penyelenggaraan sebelumnya.
Capaian tersebut dinilai sebagai bukti adanya peningkatan pembinaan dan kualitas peserta MTQ di Banten. Namun, prestasi itu diharapkan terus meningkat pada ajang nasional berikutnya.
Ia secara khusus mendorong lahirnya peserta berprestasi dari Kota Serang yang mampu menyumbangkan medali emas bagi Provinsi Banten pada MTQ Nasional 2027.
Menurutnya, apabila Kota Serang mampu melahirkan juara dan menyumbangkan medali emas, peluang Banten untuk menembus lima besar nasional akan semakin terbuka.
Karena itu, pembinaan peserta harus dilakukan secara serius, terencana, dan berkelanjutan. Potensi qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta dari berbagai cabang lomba perlu dikembangkan melalui sistem pembinaan yang lebih optimal.
Salah satu hal yang mendapat perhatian dalam sambutan tersebut adalah program *Serang Mengaji*, yang digagas Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Wali Kota Budi Rustandi.
Program ini mendorong penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an di lingkungan sekolah melalui keterlibatan guru mengaji, khususnya bagi peserta didik tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Program tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan Banten Mengaji, sebuah gerakan yang didorong untuk memperluas literasi Al-Qur’an hingga tingkat provinsi, termasuk pada jenjang sekolah menengah atas (SMA).
Penguatan program tersebut juga dinilai dapat membuka peluang bagi para ustaz, guru mengaji, pendidik, dan insan MTQ untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan serta pembinaan keagamaan.
Dengan jumlah sekolah yang besar di Provinsi Banten, kebutuhan tenaga pengajar Al-Qur’an menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperluas pembinaan dan pemberdayaan sumber daya manusia di bidang keagamaan.
Sekda Provinsi Banten berharap seluruh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), bagian kesejahteraan rakyat pemerintah daerah, sekolah, madrasah, pesantren, dan elemen masyarakat dapat memperkuat koordinasi demi menyukseskan program tersebut.
Wali Kota Serang H. Budi Rustandi juga menyatakan pada sambutannya untuk menjadikan kegiatan ini mencari bibit, minat dan bakat generasi muda yang baru khususnya Warga Kota Serang. (Humas)