HUT ke-19 Kota Serang, Gubernur Banten Dorong Penguatan City Branding dan Kolaborasi Pembangunan
KOTA SERANG — Pemerintah Kota Serang menegaskan komitmennya mewujudkan Kota Serang yang madani, maju, dan berbudaya dalam peringatan Hari Jadi ke-19 Kota Serang. Kegiatan tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Serang dan dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, Senin (10/8/2026), di Ruang Paripurna DPRD Kota Serang.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, tema “Kota Serang Madani, Maju dan Berbudaya” bukan sekadar slogan, melainkan semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pembangunan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
Ia menyampaikan sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perkembangan positif, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 77,50, pertumbuhan ekonomi 5,20 persen, angka kemiskinan 5,51 persen, serta PDRB per kapita sekitar Rp61,65 juta.
Menurut Budi, pembangunan infrastruktur juga terus menjadi perhatian, termasuk penataan jalan, drainase, persampahan, ruang publik, hingga revitalisasi Alun-alun Kota Serang. Ia berharap revitalisasi tersebut dapat menjadi ikon baru sekaligus memperkuat identitas Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi terhadap berbagai program pembangunan Kota Serang. Ia menilai revitalisasi Alun-alun Kota Serang harus menjadi bagian dari strategi besar membangun City Branding.
“Alun-alun Kota Serang akan menjadi landmark baru Kota Serang sebagai etalase Provinsi Banten,” ujar Andra.
Menurutnya, keberadaan landmark yang kuat tidak hanya memperindah kota, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong pertumbuhan perdagangan, kuliner, ekonomi kreatif, jasa dan investasi.
Andra menegaskan, pembangunan Kota Serang membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, pemerintah pusat, DPR RI, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat. Sejumlah program seperti pembangunan Flyover Krenceng, pelebaran Jalan Sempu Boru, penataan kawasan Sport Center, revitalisasi kawasan peninggalan Kesultanan Banten dan pengembangan kawasan kota baru diharapkan semakin memperkuat konektivitas serta daya saing Kota Serang.
Ia juga menekankan bahwa sebagai ibu kota Provinsi Banten, pembangunan Kota Serang merupakan kepentingan strategis yang harus menjadi perhatian bersama.
“Kalau orang bicara Banten, ibu kotanya adalah Kota Serang. Apa yang menjadi kepentingan strategis Provinsi Banten yang berada di Kota Serang juga harus kita kerjakan bersama,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman turut mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menyukseskan program pembangunan menuju Kota Serang yang madani, maju dan berbudaya.
Memasuki usia ke-19, Kota Serang dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari infrastruktur, konektivitas, lingkungan, persampahan, kemacetan, banjir hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, kolaborasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjawab berbagai persoalan tersebut.
Hari Jadi ke-19 Kota Serang menjadi momentum untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten yang modern, nyaman, berdaya saing, berbudaya dan semakin membahagiakan masyarakatnya. (Humas)